BERITA

Detail Berita

Peringatan Isra' Mi'raj 1445 H

Selasa, 19 Maret 2024 07:43 WIB
133 |   -

Selasa, 27 Februari 2024 SMK Negeri 61 Jakarta memperingati Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1445 H di ruang aula. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Pengurus Rohani Islam SMK Negeri 61 Jakarta.

pada peringatan kali ini di isi oleh penampilan Tim hadroh, Pembacaan sholawat badar dan tausyiah yang disampaikan Oleh Ust. Ahmad.

(pembacaan Sholawat badar)

sambutan Kepala SMKN 61 Jakarta yang diwakili oleh Bapak H. Sobilis, beliau menyampaikan dengan momentum peringatan Isra Mi'raj ini kita jadikan semangat untuk melaksanakan Sholat 5 waktu tepat waktu dengan cara berjamaah di masjid, beliau berpesan kepada seluruh taruna-taruni untuk taat kepada Allah SWT dan melaksanakan sholat dzhur berjamaah di sekolah pada saat kegiatan belajar mengajar.

Tausyiah Peringatan Isa Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1445 H disampaikan olej Ust. Ahmad dengan tema "Mentalitas Menghadapi Percepatan Zaman".

berikut artikel singkat tentang Isra Mi'raj yang dikutip dari detik.com

Cerita Isra Miraj Singkat, Perjalanan ke Langit Ketujuh Bertemu Allah SWT
Isra Miraj adalah perjalanan yang dilakukan oleh Rasulullah SAW bersama malaikat Jibril. Mereka melakukan perjalanan dari Masjidil Haram menuju Baitul Maqdis dan dari bumi menuju Sidratul Muntaha. Isra Miraj terjadi pada tanggal 27 Rajab. Oleh sebab itu, Isra Miraj diperingati oleh seluruh umat muslim setiap tanggal 27 Rajab

Dirangkum dari buku Shahih Shirah Nabawiyah terjemahan Farid Qurusy, Isra Miraj terjadi setelah Rasulullah SAW melakukan perjalanan ke Thaif. Isra Miraj bertujuan untuk menghibur Rasulullah SAW.

Disebutkan dalam beberapa riwayat shahih, ketika Rasulullah SAW berada di Masjidil Haram, dada beliau dibelah dan hatinya dicuci. Hati Rasulullah SAW diisi dengan keimanan dan hikmah, yang bertujuan sebagai persiapan untuk Isra.

Setelah pembelahan dada selesai, maka dikembalikan seperti semula. Dada Rasulullah SAW dikembalikan tanpa adanya bekas luka bedah sama sekali.

Setelah itu, Rasulullah SAW bersama malaikat Jibril menuju ke Baitul Maqdis dengan mengendarai Buroq. Sampai di Baitul Maqdis, Rasulullah SAW salat mengimami para nabi yang lain.

Di malam itulah, malaikat Jibril membawa Rasulullah SAW menuju ke Sidratul Muntaha, langit ketujuh. Mereka melewati enam langit di bawahnya.

Pada setiap lapisan langit, Rasulullah SAW bertemu dengan para nabi. Di antaranya Nabi Adam AS, Nabi Yusuf AS, Nabi Idris AS, Nabi Isa AS, Nabi Yahya AS, Nabi Zakariya AS, Nabi Harun AS, Nabi Musa AS, dan Nabi Ibrahim AS.

Rasulullah SAW diperlihatkan keadaan surga dan neraka. Beliau sedih saat melihat ke neraka, dan senang ketika melihat ke arah surga.

Setelah sampai di Sidratul Muntaha dan menghadap Allah SWT, Rasulullah SAW mendapat perintah dari Allah SWT untuk melaksanakan salat wajib sebanyak 50 rakaat. Namun karena merasa umatnya keberatan, maka Rasulullah SAW meminta keringanan kepada Allah SWT. Pada akhirnya, hanya diwajibkan salat lima rakaat saja.

Setelah perjalanan Isra Miraj selesai, beliau menceritakan perjalanan tersebut kepada kaumnya. Rasulullah SAW menggambarkan Sidratul Muntaha seperti permata dan dedaunannya seperti telinga gajah.

Beliau juga menggambarkan terdapat empat sungai. Dua di dalam surga dan dua lainnya di luar, yaitu Sungai Nil dan Eufrat.

Kaum muslim yang mendengar cerita Isra Miraj Rasulullah SAW mempercayainya. Sedangkan orang-orang musyrikin mendustakannya. Namun mereka mengakui kebenaran gambaran tentang Masjid Baitul Maqdis secara terpaksa.

Isra Miraj menjadi ujian bagi orang-orang kafir dan sebagian orang yang keimanannya lemah karena terguncang dengan peristiwa ini. Mereka kafir hingga mereka terbunuh.

Inilah cerita Isra Miraj singkat. Isra Miraj ini terjadi dalam satu malam


Komentar

×
Berhasil membuat Komentar
×
Komentar anda masih dalam tahap moderator
1000
Karakter tersisa
Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini