PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448 H
PULAU TIDUNG — Lantunan gema sholawat dan pembacaan ayat suci Al-Qur'an mengema indah di Aula SMKN 61 Jakarta, Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Kamis (3/9). Seluruh elemen sekolah—mulai dari siswa, guru, hingga karyawan—menyatu dalam kekhusyukan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H. Lebih dari sekadar tradisi tahunan, momen ini menjadi tumpuan spiritual untuk meneguhkan kembali rasa cinta, rasa syukur, serta komitmen meneladani akhlak mulia Rasulullah di era serba digital.

Acara dibuka secara khidmat dengan pembacaan Kalam Ilahi yang menyejukkan hati. Dalam sambutannya, Ketua Panitia dan Kepala SMKN 61 Jakarta menekankan pentingnya membangun karakter berlandaskan nilai-nilai keislaman di lingkungan sekolah. Kemeriahan bertambah saat Tim Hadroh SMKN 61 tampil memukau membawa ritme sholawat yang menggetarkan jiwa, disusul sesi kuis interaktif seputar sejarah Nabi yang disambut antusias oleh para siswa.

Puncak acara ditandai dengan tausiyah mendalam yang disampaikan oleh Ust. Ahmad. Mengangkat tema “Menjadikan Rasulullah sebagai Figur Utama di Tengah Arus Modernisasi”, beliau memberikan pesan krusial bagi generasi muda di tengah gempuran teknologi dan perubahan zaman.

"Menjadikan Rasulullah sebagai figur utama di tengah arus modernisasi menjadikan aktivitas kita selalu berada di jalan yang benar sesuai kaidah agama," tegas Ust. Ahmad di hadapan ratusan peserta.
Melalui peringatan ini, SMKN 61 Jakarta berhasil menghidupkan kembali nilai-nilai luhur Islam di lingkungan sekolah. Tidak hanya memperkuat keimanan dan ketakwaan, kegiatan ini menjadi benteng moral yang memperkokoh rasa cinta warga sekolah kepada Nabi Muhammad SAW dalam mengarungi tantangan masa depan. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan dan perlindungan bagi seluruh keluarga besar SMKN 61 Jakarta.
Dokumentasi Kegiatan :



Komentar
Jadilah yang pertama berkomentar di sini